Technology..bad or good??

Beberapa hari ini, diriku menemukan hal-hal yang lucu yang ada kaitanya dengan kemajuan teknologi saat ini. Selain lagi pada demam piala dunia, yang baru bergulir seminggu terakhir, begitu juga dengan kejadian,yang sepertinya perkembangan teknologi saat ini memberi andil yang lumayan. Alih-alih internet sudah bisa kita akses dimana saja, bukan lah hal yang aneh jika informasi bisa sangat cepat tersebar melalui media ini.

Yup, kembali lagi akan persepsi kita terhadap teknologi yang ada. Apakah kita akan mawas terhadap perkembangan teknologi dan penggunaannya? Apakah kita akan larut dalam arus perkembangan yang begitu pesat saat ini?

Sudah seharusnya kita lebih mawas terhap kemudahan teknologi saat ini, kemudahan koneksi internet dan juga layanan yang biasa disebut dengan jejaring sosial, yang malahan dapat merusak tatanan sosial kita jika kita tidak mawas dalam penggunaannya.
Kita coba menilik satu demi satu hal-hal yang kadang salah dalam masyarakat kita (melihat kita adalah bangsa timur yang mengenal tatanan sosial *katanya siih*)
1. Henpon (handphone) berkamera, yang semestinya dibuat untuk melengkapi fitur HP, malah jadi sarana *maaf* berbuat yang tidak senonoh..dan parahnya lagi ada yang dengan bangga menggunggahnya ke dalam jejaring sosial mereka (suatu kemunduran moral kah???)
2. Jejaring sosial, dengan segala kemudahannya layanan ini malah cenderung digunakan sebagai ajang umpat mengumpat antar orang, yang jelas-jelas mengena privasi dari orang yang bersangkutan. Tak sedikit dari pengguna jejaring sosial (yang terutama remaja-ABG) kurang menyadari dampak dari ungkapan-ungkapan miring mereka yang di-post di halaman jejaring sosial mereka.
sample kecil aja.. disini
3. Ada ungkapan lucu “Duh, mau gantu ke N****1 ah, BB sudah banyak yang make, jadi ga esklusif lagi..hahaha” –> di post di jejaring sosial…Apakah esklusif itu hanya ditunjukan dengan sebatas gadget apa yang ada di tangan kita? bukan apa yang anda miliki dalam kepala anda? Cukup pendek menurut saya, jika kita masih memandang “COVER” daripada isi yang ada di dalamnya..berarti kita masih terpaku akan bungkus, belum kepada isi.

How how..
Perkembangan teknologi tanpa dibekali dengan kemawasan diri kita dalam penggunannya dapat berakibat buruk bagi kita. Sudah cukup contoh dalam masyarakat kita, kejadian-kejadian yang sudah seharusnya membuat kita lebih mawas dalam penggunaan teknologi.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s